Kamis, Juli 18, 2013

Pusiiing Nih......!,



Migran, Jangan Biarkan Merajalela
Sakit kepala, setiap orang pada umumnya pernah mengalami (penyakit yang paling sering diderita) meskipun tidak dianggap serius tapi mengabaikan juga tidak dianjurkan karena cukup mengganggu. Gara-gara penyakit tersebut aktifitas kerja atau belajar jadi terhenti, oleh karena itu diusahakan meminta nasehat dokter untuk memperoleh saran yang spesifik dengan kebutuhan anda.
Sakit kepala adalah gejala kesulitan yang timbul disekitar kepala sendiri (dalam otak yang disebut intracranial atau timbul pada bagan lain yang disebut extracranial). Pada bagian pertama disebabkan oleh berbagai keadaan seperti tumor pada otak, radang selaput otak atau selaput sum-sum tulang belakang. Sedang bagian kedua mungkin mata terlalu lelah, darah tinggi, salah makan makanan yang terlalu pedas atau terlalu banyak minum minuman seperti kopi, teh dan lain-lain, yang berisi cafein. Kebanyakan cara yang dipakai oleh orang-orang dalam mengatasinya adalah dengan meminum obat  seperti yang diiklankan di-tv dengan berbagai bentuk dan khasiat yang berbeda, konsumen tinggal memilih mana yang ia yakini dari berbagai merk tersebut.
Obat pereda nyeri memang dapat membantu mengatasi nyeri sakit kepala, tapi jangan terlalu sering mengkonsumsinya lebih dari tiga kali dalam seminggu terutama bagi penderita migrain dan maag karena dapat memberi efek samping. Hal ini disebabkan (migrain) saluran darah yang ke otak mengalami penyempitan. Anda penderita migrain jika mengalami gejala-gejala:
a.       Nyeri berdenyut ringan hingga berat, umumnya menyerang satu sisi kepala.
b.      Urat leher belakang terasa kaku dan sakit disertai mual, muntah serta kepekaan terhadap cahaya,  pemicunya ;
ü Makan tertentu (angur merah, coklat, keju, daging olahan)
ü Pil kb, kelaparan, perubahan cuaca, sinar yang menyilaukan sehingga kepala menjadi berdenyut.
ü Msg (vetsin atau bumbu masak) nyeri seperti dipukul atau perasaan seolah kepala seperti terikat erat setalah mengkonsumsinya.
Karena itu penting pula membuat catatan kapan migrain terjadi, untuk mengetahui penyebab penyakit tersebut sehingga menghindari makanan pemicu penyakit tersebut.
Cara mengatasinya, untuk jangka pendek:
ü nyeri pada tahap awal biasanya dengan menarik nafas dalam-dalam secara perlahan-lahan.
ü Istirahat dari situasi yang menegangkan untuk merenggangkan otot leher dan punggung, kalau perlu berjalan keluar ruangan meskipun cuma lima menit atau berbaring dikamar yang gelap dan tenang.
ü Tekankan kompres es dibelakang leher dan pijat halus bagian kulit kepala yang sakit.
Cara mengatasinya, untuk jangka panjang:
ü  Membatasi obat pada nyeri.
ü  Memperbanyak makan buah.
ü  Berhenti merokok karena akan menyebabkan migrain dan memperbesar intensitasnya.
ü  Olah raga secara teratur.
ü  Latihan biofeedback yang merileksikan otot dan mengurangi stress .
Cara yang paling efisien untuk mengatasi ketegangan saraf adalah dengan memperbaiki keadaan-keadaan yang menimbulkannya, karena ketegangan yang ditimbulkan oleh keadaan-keadaan yang tidak dapat dipertahankan bisa menyebabkan susunan saraf berontak.
Yang perlu diwaspadai bagi penderita sakit kepala dianjurkan kedokter bila mengalami gejala berikut:
1.   Adanya gejala neurologis lain misalnya mati rasa, lemah, hilang rasa atau kendali atas anggota badan, sulit bicara atau hilang memori.
2.   Sakit kepala meningkat bak keparahan atau frekuensinya.
3.   Sakit kepala terjadi setalah kepala terpukul atau terbentur.
4.   Sakit kepala diserti demam tinggi, nafas memendek, mual dan muntah.
5.   Nyeri kepala menyertai pengerahan tenaga misalnya berhubungan seks, batuk atau menggeliat.
Selamat Mencoba
Semoga diberi kesembuhan oleh Allah SWT



Tidak ada komentar:

Posting Komentar