Migran, Jangan Biarkan Merajalela
Sakit
kepala, setiap orang pada umumnya pernah mengalami (penyakit yang paling sering
diderita) meskipun tidak dianggap serius tapi mengabaikan juga tidak dianjurkan
karena cukup mengganggu. Gara-gara penyakit tersebut aktifitas kerja atau
belajar jadi terhenti, oleh karena itu diusahakan meminta nasehat dokter untuk
memperoleh saran yang spesifik dengan kebutuhan anda.
Sakit
kepala adalah gejala kesulitan yang timbul disekitar kepala sendiri (dalam otak
yang disebut intracranial atau timbul pada bagan lain yang disebut
extracranial). Pada bagian pertama disebabkan oleh berbagai keadaan seperti
tumor pada otak, radang selaput otak atau selaput sum-sum tulang belakang. Sedang
bagian kedua mungkin mata terlalu lelah, darah tinggi, salah makan makanan yang
terlalu pedas atau terlalu banyak minum minuman seperti kopi, teh dan lain-lain,
yang berisi cafein. Kebanyakan cara yang dipakai oleh orang-orang dalam
mengatasinya adalah dengan meminum obat
seperti yang diiklankan di-tv dengan berbagai bentuk dan khasiat yang
berbeda, konsumen tinggal memilih mana yang ia yakini dari berbagai merk
tersebut.
Obat
pereda nyeri memang dapat membantu mengatasi nyeri sakit kepala, tapi jangan
terlalu sering mengkonsumsinya lebih dari tiga kali dalam seminggu terutama
bagi penderita migrain dan maag karena dapat memberi efek samping. Hal ini
disebabkan (migrain) saluran darah yang ke otak mengalami penyempitan. Anda
penderita migrain jika mengalami gejala-gejala:
a.
Nyeri berdenyut ringan hingga berat,
umumnya menyerang satu sisi kepala.
b.
Urat leher belakang terasa kaku
dan sakit disertai mual, muntah serta kepekaan terhadap cahaya, pemicunya ;
ü
Makan tertentu (angur
merah, coklat, keju, daging olahan)
ü
Pil kb, kelaparan, perubahan
cuaca, sinar yang menyilaukan sehingga kepala menjadi berdenyut.
ü
Msg (vetsin atau bumbu
masak) nyeri seperti dipukul atau perasaan seolah kepala seperti terikat erat
setalah mengkonsumsinya.
Karena
itu penting pula membuat catatan kapan migrain terjadi, untuk mengetahui penyebab
penyakit tersebut sehingga menghindari makanan pemicu penyakit tersebut.
Cara mengatasinya, untuk jangka pendek:
ü
nyeri pada tahap awal
biasanya dengan menarik nafas dalam-dalam secara perlahan-lahan.
ü
Istirahat dari situasi yang
menegangkan untuk merenggangkan otot leher dan punggung, kalau perlu berjalan
keluar ruangan meskipun cuma lima menit atau berbaring dikamar yang gelap dan
tenang.
ü
Tekankan kompres es
dibelakang leher dan pijat halus bagian kulit kepala yang sakit.
Cara mengatasinya, untuk jangka panjang:
ü
Membatasi obat pada nyeri.
ü
Memperbanyak makan buah.
ü
Berhenti merokok karena
akan menyebabkan migrain dan memperbesar intensitasnya.
ü
Olah raga secara teratur.
ü
Latihan biofeedback yang
merileksikan otot dan mengurangi stress .
Cara
yang paling efisien untuk mengatasi ketegangan saraf adalah dengan memperbaiki
keadaan-keadaan yang menimbulkannya, karena ketegangan yang ditimbulkan oleh
keadaan-keadaan yang tidak dapat dipertahankan bisa menyebabkan susunan saraf
berontak.
Yang
perlu diwaspadai bagi penderita sakit kepala dianjurkan kedokter bila mengalami
gejala berikut:
1.
Adanya gejala neurologis lain
misalnya mati rasa, lemah, hilang rasa atau kendali atas anggota badan, sulit
bicara atau hilang memori.
2.
Sakit kepala meningkat bak
keparahan atau frekuensinya.
3.
Sakit kepala terjadi setalah
kepala terpukul atau terbentur.
4.
Sakit kepala diserti demam tinggi,
nafas memendek, mual dan muntah.
5.
Nyeri kepala menyertai pengerahan
tenaga misalnya berhubungan seks, batuk atau menggeliat.
Selamat
Mencoba
Semoga
diberi kesembuhan oleh Allah SWT