Maag……?,
Stop asam dan pedas….
Lumayan
cabe mahal……
Teman-teman
termasuk penderita maag?, tentu menyakitkan, dan kondisi akan lebih menyakitkan
jika anda tidak mau menjaganya dengan baik, soalnya sakit maag yang tidak
diperhatikan bisa menjadi luka-luka pada lambung dan usus ini dalam medis
sering disebut dengan ulkus peptikum. bila anda kurang awas dengan kesehatan
anda bisa-bisa luka pada lambung dan usus akan bertambah parah. luka tadi akan
semakin dalam dan meluas sehingga akan terjadi lubang karena lapisan dilambung
lebih tipis dan rentan terhadap luka, kalau sudah begini tidak menutup
kemungkinan terjadinya radang dan infeksi mendadak dirongga perut.
Gastritis
(istilah medis untuk sakit maag) disebabkan oleh banyak hal diantaranya:
a.
Jenis makana yang dikonsumsi,
makan yang masam dan pedas.
b.
Makan kurang teratur.
c.
Stres/numpuknya problem.
Gejala
lambung yang luka dimulai dengan nyeri perut yang hebat, hal ini berlangsung
terus-menerus dan setiap gerakan yang dilakukan akan menambah rasa nyeri, juga
tidak jarang disertai dengan mual dan muntah.
Untuk
mengobati luka lambung seperti ini, biasanya disesuaikan dengan derajat
keparahannya, bila luka lambung tidak meluas dan dalam, mungkin dengan minum
obat sakit maag si penderita merasa lebih nyaman. Namun, jika dengan obat tidak
menolong, baru dilakukan pegobatan dan tindakan, yakni dengan endoskopi maupun
bedah. Seiring kemajuan zaman, operasi yang banyak resikonya tidak lagi menjsdi
pilihan pertama dan satu tindakan yang telah di kembangkan adalah endoskopi. Langkah
ini dulu lebih dikenal diaknostik.
Namun
tindakan dengan bedah masih mendapat peran. Pengobatan dengan bedah akan
dilakukan bila terjadi penyulit seperti timbul perforasi (lubang), pendarahan
hebat maupun obstruksi (pembuntuan). Selain itu tindakan bedah perlu dilakukan
bila penderita mengalami luka lambung maupun usus yang tidak sembuh dengan obat
maupun endoskopi (ulkus kronis). Dengan majunya tehnologi, tindakan bedah untuk
ulkus peptikum ini bisa diperkecil tanpa membuka lebar-lebar perut penderita
yakni dengan membuat beberapa lubang kecil didinding perut berukuran setengah
sampai satu cm dan ini dilakukan dibeberapa tempat. pembedahan ini disebut
dengan l. kemudian dimasukkan semacam pipa lewat lubang yang sudah dibuat tadi
dan perjalanan pipa tadi dilihat dari monitor, dari situ dilihat lambung atau
usus yang terluka. Dengan cara ini sekaligus dilakukan terapi untuk luka
tersebut. Lain lagi dengan penderita lambung dari ususnya sudah berlubang.pada
penderita ini perlu dilakukan pembedahan besar, umumnya para penderita yang
mengalami perforasi (lubang) tidak begitu baik. Selain ia merasakan nyeri
hebat,bisa saja terjadi pendarahan dalam kumlah banyak,belum lagi jumlah cairan
usus dan lambungnya yang keluar dan akhirnya penderita mengalami shok. oleh
karena itu langsung dibawah kerumah sakit. tapi mungkin pasien tidak langsung
dioperasi saat itu juga, dilihat dari kondisi penderita.biasanya dokter
berusaha menstabilkan kondisi penderita dulu dengan cara diberi cairan melalui
infus dan penderita dipuaskan dulu. Setelah kegawatan tertangani, baru dokter
menentukan langkah selanjutnya. Bila perlu operasi segera dilakukan.
Nah……….pembaca
tidak ingin aktifitasnya terganggu dengan maag kan?, kalau begitu kebiasaan
megkonsumsi makan-makanan pedas dan masam harus dikurangi, bahkan lebih baik
dihindari sama sekali karena makanan tersebut dapat maningkatkan asam lambung
dan sesibuk apapun kita ,jangan sampai telat makan.dan jangan sampai pikiran
kita terbebani dengan berjuta problem sebab hal ini juga dapat dominan untuk
memicu terjadinya gastritis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar