Selasa, Juli 16, 2013

Maag……?, Stop asam dan pedas….



Maag……?, Stop asam dan pedas….
Lumayan cabe mahal……
Teman-teman termasuk penderita maag?, tentu menyakitkan, dan kondisi akan lebih menyakitkan jika anda tidak mau menjaganya dengan baik, soalnya sakit maag yang tidak diperhatikan bisa menjadi luka-luka pada lambung dan usus ini dalam medis sering disebut dengan ulkus peptikum. bila anda kurang awas dengan kesehatan anda bisa-bisa luka pada lambung dan usus akan bertambah parah. luka tadi akan semakin dalam dan meluas sehingga akan terjadi lubang karena lapisan dilambung lebih tipis dan rentan terhadap luka, kalau sudah begini tidak menutup kemungkinan terjadinya radang dan infeksi mendadak dirongga perut.
Gastritis (istilah medis untuk sakit maag) disebabkan oleh banyak hal diantaranya:
a.       Jenis makana yang dikonsumsi, makan yang masam dan pedas.
b.      Makan kurang teratur.
c.       Stres/numpuknya problem.
Gejala lambung yang luka dimulai dengan nyeri perut yang hebat, hal ini berlangsung terus-menerus dan setiap gerakan yang dilakukan akan menambah rasa nyeri, juga tidak jarang disertai dengan mual dan muntah.
Untuk mengobati luka lambung seperti ini, biasanya disesuaikan dengan derajat keparahannya, bila luka lambung tidak meluas dan dalam, mungkin dengan minum obat sakit maag si penderita merasa lebih nyaman. Namun, jika dengan obat tidak menolong, baru dilakukan pegobatan dan tindakan, yakni dengan endoskopi maupun bedah. Seiring kemajuan zaman, operasi yang banyak resikonya tidak lagi menjsdi pilihan pertama dan satu tindakan yang telah di kembangkan adalah endoskopi. Langkah ini dulu lebih dikenal diaknostik.
Namun tindakan dengan bedah masih mendapat peran. Pengobatan dengan bedah akan dilakukan bila terjadi penyulit seperti timbul perforasi (lubang), pendarahan hebat maupun obstruksi (pembuntuan). Selain itu tindakan bedah perlu dilakukan bila penderita mengalami luka lambung maupun usus yang tidak sembuh dengan obat maupun endoskopi (ulkus kronis). Dengan majunya tehnologi, tindakan bedah untuk ulkus peptikum ini bisa diperkecil tanpa membuka lebar-lebar perut penderita yakni dengan membuat beberapa lubang kecil didinding perut berukuran setengah sampai satu cm dan ini dilakukan dibeberapa tempat. pembedahan ini disebut dengan l. kemudian dimasukkan semacam pipa lewat lubang yang sudah dibuat tadi dan perjalanan pipa tadi dilihat dari monitor, dari situ dilihat lambung atau usus yang terluka. Dengan cara ini sekaligus dilakukan terapi untuk luka tersebut. Lain lagi dengan penderita lambung dari ususnya sudah berlubang.pada penderita ini perlu dilakukan pembedahan besar, umumnya para penderita yang mengalami perforasi (lubang) tidak begitu baik. Selain ia merasakan nyeri hebat,bisa saja terjadi pendarahan dalam kumlah banyak,belum lagi jumlah cairan usus dan lambungnya yang keluar dan akhirnya penderita mengalami shok. oleh karena itu langsung dibawah kerumah sakit. tapi mungkin pasien tidak langsung dioperasi saat itu juga, dilihat dari kondisi penderita.biasanya dokter berusaha menstabilkan kondisi penderita dulu dengan cara diberi cairan melalui infus dan penderita dipuaskan dulu. Setelah kegawatan tertangani, baru dokter menentukan langkah selanjutnya. Bila perlu operasi segera dilakukan.
Nah……….pembaca tidak ingin aktifitasnya terganggu dengan maag kan?, kalau begitu kebiasaan megkonsumsi makan-makanan pedas dan masam harus dikurangi, bahkan lebih baik dihindari sama sekali karena makanan tersebut dapat maningkatkan asam lambung dan sesibuk apapun kita ,jangan sampai telat makan.dan jangan sampai pikiran kita terbebani dengan berjuta problem sebab hal ini juga dapat dominan untuk memicu terjadinya gastritis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar